Senin, 21 Oktober 2013

Kripik Pisang Manis



Ini untuk pertama kalinya aku membuat keripik pisang dan berhasil , hore ! hore! hore !

Cara membuat keripik pisang yang gak atos / keras atau biar renyah  , caranya mengirisnya langsung di atas wajan yang sudah panas minyaknya.  Ini adalah bocoran dari pak Cip, pengusaha kripik Lumba Lumba yang sudah terkenal di Jawa Timur.  Di pabriknya pak Cip sudah serba otomatis, lah kalau aku lebih canggih lagi, soalnya yang mengiris ciptaan Allah langsung, jadi bisa ngerjain apa saja ... hehehe





Ternyata tidak sulit mengiris langsung di atas wajan, karena alat pengirisnya ringan saja, dan pisangnya juga gampang dan cepat diiris.

Pisangnya musti pisang yang masih mengkal loh, dan menggorengnya musti sampai matang  kering.

Persoalan selanjutnya adalah melapisinya dengan gula, mikir dan coba-coba bagaimana caranya.  Akhirnya ketemu sama 2 resep ini, silahkan dipilih.

Resep pertama, satu bagian gula  dicampur dengan satu bagian air , lalu direbus sampai mendidih merata ke seluruh permukaan air (berbuih buih rata), masukkan keripik pisangnya serentak, aduk aduk sampai rata, matikan api, tetap aduk aduk di atas wajan yang masih panas, dinginkan, masukkan toples.  Hasilnya adalah lapisan gula menutup tipis seluruh permukaan keripik, terlihat rapi dan rasanya manis sedang.  Aku tadi memakai ukuran sendok sayur (erus bahasa jawanya), satu sendok sayur gula dicampur dengan satu sendok sayur air, keripiknya dua kali menggoreng (dua serok).

Resep kedua, satu setengah bagian gula dicampur dengan satu bagian air. Caranya sama dengan resep pertama.  Hasilnya, lapisan gula lebih tebal sampai ada berwarna keputih putihan di permukaan, keripik lebih manis rasanya.

Aku masih ingin membuat keripik pisang lagi dengan rasa yang lain, tunggu saja yaaaa ....


Sabtu, 19 Oktober 2013

Cara Unik Menyimpan Asesoris



Anak sayangku Zeli tersenyum kagum melihat caraku menyimpan asesories, karena selain berfungsi sebagai tempat penyimpanan, juga berfungsi sebagai hiasan dinding yang unik .



Dulu aku pernah bingung dimana menyimpan asesoriesku yang banyak dan semuanya punya kenangan.  Ada yang dibelikan mas Hary, ada beberapa yang dikasih teman fb dari grup Ordinary Moms, ada yang hasil 'merampas' punya Zeli, ada juga yang pemberian ibu-ibu pejabat.

 

 Karena rumahku mungil dan tidak punya tempat khusus untuk asesories, lalu aku cantolin itu asesories di dinding di atas wastafel di depan kamar mandi, aku gunakan kain flanel sebagai tempat manyematkan bros. Itu bros jilbab yang bergelantungan milik Alni aku taruh di bagian bawah, agar dia mudah mengambilnya.  Ada peniti dan karet gelang juga ikut nimbrung meramaikan dinding asesoriesku

 

Sebagian aku pakai jadi hiasan di atas pintu kamar mandi, juga jadi penghias gorden  rak buku . 

 

Ternyata masih banyaaak saja, terus aku bawa ke workshopku, aku cantolin di manequin , tentu ada yang aku cantolin di badanku sendiri ... hehehe. 



Sebagian aku taruh di tas mungil, tas khusus asesories, yang bisa aku bawa sewaktu-waktu bila bepergian.




Selasa, 15 Oktober 2013

Zebra Cake

Hari raya Iedul Adha kemarin, aku rayakan dengan membuat kue bersama Alni.  Kali ini aku tidak boleh malas mengeluarkan mixer dari lemari.  Alni membantuku, ini bagian yang membuatku bersemangat.

Aku membuat cake zebra, dan aku tidak memakai bahan tambahan makanan apapun, murni gula ,telur tepung, coklat dan margarin.  Biasanya sih aku  suka memakai cake emulfisier seperti ovalet / sp / tbm. Tapi pernah aku baca, bahan-bahan itu termasuk bahan yang subhat atau diragukan kehalalannya, jadi aku menghindarinya.



Tanpa bahan tambahan makanan memang kue jadi kurang lembut dan kurang mengembang, ya biarin saja, yang penting rasanya enak.

Cara membentuk motif zebranya musti telaten secentong demi secentong selang seling antara adonan coklat dan adonan putihnya, aku bergantian dengan Alni, aku yang putih , Alni yang coklat.  Rasanya menyenangkan memasak dengan putri kecilku yang cantik.

Ini resepnya :
5 butir telur dan 1 gelas gula pasir kocok sampai putih mengembang, masukkan 1,5 gelas tepung terigu,  aduk pelan pelan, lalu 2 ons margarine cair , bagi adonan jadi 2, yang satu diberi coklat bubuk secukupnya. Masukkan di loyang yang sudah dioles mentega, cara memasukkannya, secentong adonan putih taruh di loyang, tepat di atasnya taruh secentong adonan coklat, demikian seterusnya berselang seling sampai adonan habis. Oven sampai matang.

Sabtu, 28 September 2013

Pisang Goreng Mocachino




Lamaaaa ya aku gak posting disini, sampek kangen aku,  bukan malas memasak siiih, tapi karena masakanku ya itu itu aja, sudah aku upload semua.  Kali ini aku bikin pisang goreng tapi rasa mocachino, enak loh !

Pisang goreng ini sungguh istimewa, rasanya  unik, resepnya ? .... biasaaaa lah, karangan aku sendiri yang sok ngawur, gampang, tapi enak.



Begini saja, adonan tepungnya biasa saja , yaitu tepung terigu 1/2 mangkok, gula semanisnya, diberi air sampai kental, jangan encer-encer pokoknya, tambahkan sebutir telur, aduk lagi sampai rata, lalu bubuhi dengan minuman mocachino sacet yang harganya seribuan itu.  Udah beres urusan adonan tepungnya, tinggal kupas pisangnya lalu dicemplungin tepung, digoreng sampai matang kecoklatan.  Lezaaaaat .....

Selain mocachino, bisa saja diganti capucino, cocochino ... atau apa saja yang berakhiran no ... ....asal jangan Innuri Sulamono  yaaa .... hahaha


Senin, 09 September 2013

Bola Bola Sukun Saus Karamel



 Aku sukaaaa banget sukun, apalagi sukun yang sudah masak dan berbau harum, tapi aku jarang ketemu sama sukun karena jarang ke pasar.  Ini sukun yang kuperoleh dari Yogya, dibawain adikku Anisa, yang punya pohon sukun di belakang rumahnya.

Aku olah jadi bola bola sukun bersaus karamel.  Sebenarnya tanpa sauspun sudah jadi kue yang enak, tapi rasanya lebih nendang kalau pakai saus karamel, kombinasi antara kue yang lembut di lidah dengan rasa karamel, menciptakan keunikan tersendiri.



Cara bikinnya, sukun dikukus, lalu dilumatkan sampai halus, tambah 2 sendok makan munjung tepung terigu dan 4 sendok makan gula pasir atau sesuai selera.  Bentuk bulat bulat sebesar pentol bakso dengan menggunakan plastik (biar tidak lengket), lalu goreng.

Membuat sausnya : 8 sendok makan gula pasir dijerang di atas kompor, aduk aduk sampai berbau gulali, berwarna kecoklatan, masukkan 1/4 gelas air, aduk aduk sampai karamel terlarut semua.

Sukun gorengku malam ini 'dikeloni'  Insan di kamarnya, main game dan belajar di depan lap top sambil ngemil.


Minggu, 08 September 2013

Gurami Panggang Bumbu Dendeng

Tumben pagi di hari minggu kemarin pak sayur langganan bawa ikan gurami.  Langsung terpilih jadi menuku di minggu pagi yang indah.  Aku olah jadi gurami panggang yang enak tenan.  Bumbunya kayak bumbu nenek kalau bikin dendeng manis.  Dimakan sama sambal colo colo ..... siiiiip banget.



Bawang putih, ketumbar , jinten, asam sedikit, garam dan gula diuleg halus.  Sepertiga bumbu buat merendam, sisanya buat olesan waktu memanggangnya. Lama merendamnya terserah saja, bisa 15 menit asampai 1 jam.

Aku memanggang di atas wajan crepes , karena gak punya panggangan dan gak punya alat masak yang canggih canggih kayak iklan di tipi tipi itu.  Kalian bisa pakai wajan teflon biasa, atau pakai wajan crepes kayak aku.

Sambal colo colonya gini ; bawang merah, cabai rawit dan tomat diiris, disiram kecap manis.  Segar manis pedas rasanya.

Di minggu pagi, aku jadi semangat bikin desain daster yang hendak aku produksi senin besok, apa gara-gara sudah sarapan sama ikan kesukaan sampai kepedesan yaaa ?  hmmm .... Semoga kalianpun penuh semangat dan kebahagiaan di pagi ini.

Jumat, 06 September 2013

Dark Scramble Egg



Istilah Indonesianya sih telur cakar , cuma telur yang diceplok dan diaduk aduk diatas wajan yang dijerang diatas kompor.  Bumbunya cuma garam, bawang putih dan merica, jadilah scramble egg.  Kalau ditambah kecap, dan penampilannya jadi gelap gini, aku kasih nama dark scramble egg.  Kalau sedang malas, bumbunya cukup garam dan kecap saja , sudah enak kok dan Alni sukaaaa banget.

 

Pagi ini si cantikku Alni sarapan sama dark scramble ini, seperti biasanya, sambil merem aku suapin, kalau gak gitu ya gak sarapan. Yang penting sepiring habis, walau porsi nasinya sedikit.